Sekali lagi, sebuah studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka. Laporan dari Dr. Paolo Vineis seperti yang dilansir oleh The British Medical Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orang tua perokok.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Agustus 2010
Larangan Merokok Sudah Ada Sejak Tahun 1606
Surat Seorang dokter yang ditulis lebih dari 400 tahun yang lalu telah mengungkapkan keprihatinan petugas medis terhadap bahaya merokok. Surat yang dibuat oleh Dr. Eleazar Duncon, digali oleh staf perpustakaan di Royal College of Physicians of Edinburgh (RCPE) - Scotlandia, ketika mereka menyiapkan sebuah pameran. Dan Professor Sir Neil Douglas, presiden RCPE, mengatakan surat tersebut memberikan wawasan menarik dari sejarah tentang merokok dan kaum muda.
Surat tersebut menyimpulkan bahwa tembakau begitu menyakitkan dan berbahaya bagi pemuda sampai-sampai memiliki nama khusus di Scotlandia, dan nama tersebut dikenal dengan nama Youths-Bane (kutukan pemuda) sebagai nama tembakau.
Surat tersebut menyimpulkan bahwa tembakau begitu menyakitkan dan berbahaya bagi pemuda sampai-sampai memiliki nama khusus di Scotlandia, dan nama tersebut dikenal dengan nama Youths-Bane (kutukan pemuda) sebagai nama tembakau.
Hal-hal Penyebabkan Kecanduan Rokok

Berdasarkan hasil survey, faktor-faktor penyebab kecanduan rokok meliputi :
Faktor Sosial
Faktor terbesar dari kebiasaan merokok dipengaruhi oleh faktor sosial atau lingkungan, dimana karakter seseorang banyak dibentuk oleh lingkungan sekitar, baik dari keluarga, tetangga, ataupun teman pergaulannya. Bersosialisasi merupakan cara utama pada anak-anak dan remaja untuk mencari jati diri mereka. Dengan melihat apa yang dilakukan orang lain dan kadang kala mencoba untuk meniru apa yang dilakukan orang lain. Hal itu merupakan suatu proses yang terjadi pada remaja untuk mencari jati diri dan belajar menjalani hidup bersosial. Namun sangat disayangkan, tidak hanya kebiasaan-kebiasaan yang baik saja yang ditiru melainkan juga kebiasaan-kebiasaan buruk, termasuk kebiasaan merokok.
Langganan:
Postingan (Atom)

